Senin, 18 Maret 2013

Kutipan dari Sayyidina Ali



Nasehat-nasehat sahabat Ali Bin Abi Thalib karomallahu wajhahu :
1.    Janganlah engkau berputus asa jika doamu lambat dikabulkan, Karena pemberian Allah swt sesuai dengan kadar permintaan…
2.      Janganlah bersahabat dengan orang jahat, karena sesungguhnya watakmu mencuri dari sebagian wataknya, sementara engkau tidak tahu…
3.      Kerendahan hati seseorang di saat dia memiliki kedudukan, akan menjadi perlindungan baginya ketika dia mengalami kejatuhan
4.      Janganlah engkau malu memberi/bersedekah walaupun itu sedikit.. karena tidak memberi itu jauh lebih sedikit..
5.      Hal-hal yang mematikan hati : Dosa yang bertumpuk-tumpuk, mendengarkan guyonan orang pandir, kasar terhadap wanita, duduk bersama orang-orang yang cinta dunia
6.      Hendaklah kalian berbuat baik terhadap keturunan orang lain, niscaya keturunanmu akan terpelihara
7.      Sayangilah orang-orang yang lemah diantara kalian, karena kasih sayang terhadap mereka adalah penyebab datangnya rahmat Allah swt
8.      Hal-hal yang menyelamatkan : takut kepada Allah swt (baik) diam-diam/ terang-terangan, hidup sederhana pada saat miskin/ kaya, berlaku adil pada saat martah/ridha
9.      Siapa yang disempitkan oleh suatu urusan, maka hendaklah dia mengingat kubur, karena hal itu akan melapangkannya...
10.  Siapa yang berat karena musibah, maka hendaklah dia mengingat kematian, krena hal itu akan meringankannya..
11.  Bersyukurlah kepada Allah swt atas nikmat-Nya yang dikaruniakan padamu dan pujilah Allah swt atas cobaan-Nya yang ditimpakan padamu
12.  Membentuk Kepribadian dengan tiga hal
Temukan kepribadianmu dengan melakukan tiga hal berikut. Pertama, jadilah manusia paling baik di sisi Allah. Kedua, jadilah manusia paling buruk dalam pandangan dirimu. Ketiga, jadilah manusia biasa di hadapan sesama manusia (Ali bin Abi Thalib karromallahu wajhah)
13.  Orang-orang (shalih) sebelum kita saling berpesan dalam tiga hal dan sering menghadirkannya dalam tulisan. Pertama, barang siapa yang beramal semata-mata untuk bekal akhirat, maka Allah akan mencukupi urusan agama dan dunianya. Kedua, barang siapa yang membaguskan sikap-sikapnya yang tersembunyi, maka Allah akan membuat baik sikap-sikapnya yang tampak. Dan ketiga, barang siapa yang memperbaiki hubungan dirinya dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia 

14.  Tuntutlah ilmu Anda akan mengenal orang; terapkanlah/amalkanlah ilmu Anda akan dikenal orang 

15.      “Mencukupkan diri dengan sesuatu yang berada di tanganmu lebih kusukai bagimu daripada usahamu memperoleh apa yang ada di tangan orang lain. Pahitnya kegagalan untuk memiliki sesuatu, lebih “manis” daripada memintanya dari orang lain.”
16.   “Pekerjaan tangan yang paling sederhana sekalipun, demi mempertahankan harga diri seseorang, jauh lebih utama daripada kekayaan yang disertai penyelewengan.” 
17. Berbahagialah mereka yang menjadikan hawa nafsu sebagai tunggangannnya, bukan sebagai Tuannya

18. Barangsiapa yang dalam hidupnya hanya memikirkan isi perutnya saja, nilainya tidak lebih dari apa yang dikeluarkan(perut)nya

19. Siapapun yang terhibur dengan buku-buku, kebahagiaan tak akan sirna darinya