Sabtu, 17 Desember 2011

Kisah seorang lelaki yang dihapus dosanya




                               
                                             
Sahabat Ali bercerita bahwa ada seorang lelaki yang datang kepada Nabi Muhammad Saw. Lai-laki itu bertanya,” Ya Rasulullah, aku seorang yang durhaka oleh karena itu sucikanlah.”
Nabi bertanya,” Perbuatan maksiat apa yang kamu lakukan?”
Dia menjawab,” Ku malu pada sesuatu yang akan aku sampaikan.”Rasulullah brsabda,”Mengapa kamu malu kepadaku apabila engkau mau menceritakan kepadaku dosa-dosamu ? akan teatapi, mengapa kamu tidak malu kepada Allah, padahal Allah selalu melihatmu? Berdirilah , keluarlah dari sampingmu sehingga api neraka tak henti-hentinya membakarmu.”
Laki-laki itu kemudian keluar dari samping Nabi dengan penyesalan, putus asa dengan tangisan. Kemudian Malaikat Jibril datang danberkata,”Ya Muhammad, mengapa engkau memutuskan harapan orang durhaaka itu, padahal dia memiliki sesuatu yang dapat menghapus segala dosanya walaupun dosanya banyak?”
Rasulullah bertanya,”Apa yang dapat menghapuskannya?”
Malaikat Jibril a.s. menjawab ,”Dia mempunyai seorang anak kecil,apabila kedatangannya , lalu laki-laki itu memberikan sesuatu kepada anaknya berupa makanan atau sesuatu yang menyenamgkan hati anaknya. Pada saat anak kecil itu bergembira ria, maka jadilah kegembiraan anak itu sbagai penghaus dosa-dosanya. Bahwa kebahagiaan anak-anakmu adalah penghapus dosa dan sebagai penyelamat api nerka.” Sebagaimana keterangan firman Allah yang berbunyi,” Sesungguhnya harta-harta dan anak-anakmu yang menjadi fitnah atau cobaan bagimu. Demi Allah, pahala yang besar selalu berada di sisi-Nya.”
Dikutip dari Oase Spiritual 3,
M. syaiful Bahri dan M. Irham Zuhdi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar